Home Top Ad

Cara Optimasi SEO On Page Di Blogger atau Wordpress

Cara Optimasi SEO On Page Di Blogger atau Wordpress

Pengetahuan SEO - SEO, Cara Optimisasi SEO On Page (optimisasi SEO di blogger atau wordpress) sebetulnya sudah banyak tersebar di internet.

Tetapi pada faktanya masih banyak orang yang menerapkan nya dengan cara asal-asalan dan seadanya. 3 ha; yang membuat "optimisasi SEO on page" tidak dapat optimal menurut saya ialah :

  1. Tips yang digunakan tidak up-to-date 
  2. Tips yang digunakan kurang komplet (setengah-setengah) 
  3. Umumnya tips langkah optimisasi SEO On Page yang up-to-date dan lengkap masih berbahasa Inggris, jadi masih sangat jarang orang yang ingin membaca dan mempraktekan nya (dikarenakan masalah bahasa). 

Karenanya, di sini saya bahas 'cara optimasi SEO On Page di blogger atau wordpress' yang up-to-date dan tentunya bisa anda praktekan sekarang juga !

1. Gunakan Permalink Yang SEO-Friendly 

Permalink Yang SEO-Friendly

Internet marketer yang memperdalam SEO tentu tahu, jika permalink yang paling SEO-friendly ialah :

  1. /%postname% 
  2. /%postname%/ 

Ya, 2 permalink berikut yang seringkali digunakan oleh beberapa pemain SEO kelas dunia. Terkecuali web Anda memiliki posting banyak sekali serta membutuhkan permalink spesial untuk memudahkan user (seperti permalink /%category%/%postname contohnya), semestinya Anda menggunakan satu dari 2 permalink di atas.

2. Gunakan Tag H1 & H2 Dinamis (Theme) 

Tag H1 & H2 Dinamis

Untuk theme-theme paling baru, umumnya telah dukungan feature ini.

Dalam theme-theme itu telah di seting, bila di homepage karena itu 'H1 digunakan untuk title website' dan 'H2 digunakan jadi title posting'. Sebaliknya, bila di halaman posting karena itu title posting yang digunakan jadi H1 serta title website yang digunakan jadi h2.

Untuk memeriksa apa theme Anda telah memiliki heading tag yang dinamis silakan tekan CTRL + U di homepage serta dihalaman posting. Kemudian mencari H1 dan H2 untuk halaman-halaman tersebut apakah telah dinamis atau belum.

Bila belum, sebaiknya anda ubah theme lain yang heading tag-nya dinamis, terkecuali anda memiliki kemampuan untuk mengedit html pada theme anda sendiri.

Perlu diketahui, "Didalam 1 halaman, H1 tidak bisa digunakan lebih dari sekali karena akan membingungkan mesin pencari mengenai tema penting halaman tersebut". Untuk H2, H3 dan sebagainya bisa dipertunjukkan lebih dari sekali. 

3. Gunakan Design Responsif (Theme) 

responsif themes design

Design responsif ialah penampilan theme dapat automatis sesuaikan dengan perangkat (piranti) yang digunakan oleh pengunjung situs. Design semacam ini biasa disebutkan mobile friendly.

Theme yang tidak ber design responsif umumnya terasa sangat cepat saat dibuka dari piranti mobile, sebab huruf serta komponen web jadi lebih kecil serta umumnya harus di zoom dahulu supaya content dapat kelihatan dengan jelas.

Google sendiri benar-benar merekomendasikan beberapa pemilik web untuk bikin penampilan websitenya jadi responsif, hingga di SERP terkadang ada peringatan bila ada halaman yang tidak responsif ataukah tidak mobile friendly.
mobile friendly

Untuk themes versi terbaru biasanya sudah support fitur ini.

Bila theme Anda tidak responsif dan mobile friendly, maka kami sarankan anda merubah themes anda dengan thems lain yang lebih responsif dan mobile friendly.

4. Percepat Loading Web 

Percepat Loading Web

Page speed, selain diklaim Google sebagai salah satu faktor perankingan situs, juga sangat penting bagi visitor (user experience), jadi jangan sampai Anda tidak mengoptimasinya.

Untuk lebih jelas nya anda bisa klik disini :

5. Pergunakan Schema Markup 

Schema Markup menolong mesin pencari seperti Google untuk tampilkan hasil yang lebih informatif di halaman penelusuran (SERP).

Beberapa jenis schema markup lumayan banyak, dari mulai Organization, WebSite, Breadcrumbs, Site Navigation, Video, dan lain-lain.
Breadcrumbs Markup
Contoh Breadcrumbs Markup
Site Navigation Markup
Contoh Site Navigation Markup

Untuk memakai schema markup benar-benar gampang, jika anda menggunakan AIO SEO Pack cukup masuk ke penataan Dashboard Wp ⇒ All In One SEO  General Settings, selanjutnya centang dibagian Use Schema.org Markup.

Schema Markup Setting
Schema Markup Setting

Tentunya ini tidak automatis membuat web dapat tampilkan semua type scheme markup. Ini benar-benar bergantung dengan type content yang berada di web Anda.


6. Noindex Halaman Berkualitas Rendah (Low Quality Konten) 

Halaman 404 (not found) dan halaman search ialah 2 contoh halaman dengan kualitas rendah. Meskipun menolong pengunjung, halaman ini tidak memiliki content asli.

Bila dibiarkan terindeks, halaman ini dapat memengaruhi kualitas web keseluruhannya.

Untuk membuat halaman-halaman berkualitas rendah seperti 404 dan search agar menjadi noindex, Anda dapat masuk ke Dasboard Wp ⇒ All In One SEO ⇒ General Settings, selanjutnya 'centangdibagian 'Use noindex for the Search page' dan 'Use noindex for the 404 page'.
noindex for the 404 page
noindex for the 404 page 

Halaman berkualitas rendah di setiap web dapat berbeda-beda. Jadi anda dapat menyesuaikan dengan website anda masing-masing.

Contoh Anda penggunaan AGC, bisa saja 404 lalu 'search' bukan type halaman yang ingin Anda 'noindex', sebab umumnya itu ialah content penting web.

7. Fokuskan Kemampuan LinkJuice Untuk Halaman-Halaman Penting 

Linkjuice ialah kemampuan back-link (inbound link) yang masuk ke satu halaman.

Dalam satu web, linkjuice paling besar umumnya berada di homepage. Dari homepage ini, linkjuice mengalir ke halaman-halaman lain yang linknya tampil di halaman homepage itu (terhitung eksternal link).

Makin banyak link yang tampil di homepage (baik itu pada bagian header, content penting, sidebar atau footer), karena itu makin kecil linkjuice yang diterima semasing link itu.

Contoh, didalam homepage ada 10 link yang mengarah ke category, post, dan lain-lain. Karena itu masing-masing link memperoleh linkjuice dari homepage sebesar 10%. Bila dihomepage ada 20 link, karena itu semasing link memperoleh linkuice dari homepage sebesar 5%. Demikian selanjutnya.

Untuk mengoptimalkan linkjuice, semestinya pusatkan kekuatannya ke halaman-halaman penting saja, supaya linkjuice yang diterima per halaman semakin besar. Hindari double link ke halaman yang sama.

Contoh power utama website anda berada di halaman postingan dan category, bila di sidebar Anda menggunakan widget tags, archive, atau widget default Meta, alangkah lebih baiknya di delete saja.

Untuk memeriksa link-link yang ada disetiap halaman, Anda dapat memakai alat 'PageRank Jus Calculator'.

Pilih sisi 'Automatic', 'masukan URL' (dalam contoh yang saya gunakan di sini halaman homepage), untuk sisi What is the Page Rank? 'Dikosongi' saja (karena ini tools lama dan masih menggunakan patokan PR) selanjutnya 'click sinyal panah'.
What is the Page Rank
Di sini semua link yang ada dihalaman itu akan dipertunjukkan (terhitung link dari file image).
link dari file image

Untuk memusatkan kemampuan linkjuice pada halaman-halaman penting, Anda dapat coba meniadakan link-link yang duplikat serta link-link yang menurut Anda kurang penting.

Untuk web-web dengan beberapa content seperti situs OnlineShop atau News, dibagian Number of Links upayakan banyaknya dibawah 100.
Number of Links

8. Pergunakan XML Sitemap Untuk Search Engine 

XML Sitemap menolong memudahkan robot mesin pencari meng-crawl serta mengindex semua isi web kita.

Untuk pemakai wordpress, terdapat beberapa pilihan plugin XML sitemap. Yang paling saya merekomendasikan ialah Google XML Sitemaps.

9. Pergunakan XML Image Sitemap Untuk Search Engine 

Untuk Anda yang memiliki web dengan beberapa file image (gambar), Anda dapat memakai XML Image Sitemap supaya file-file image itu lebih gampang di crawl serta di index oleh mesin pencari.

Untuk pemakai wordpress, plugin yang saya merekomendasikan ialah Udinra All Image Sitemap dan Google XML Sitemap for Images.

10. Pergunakan Sitemap Untuk User (Pengunjung) 

Sitemap yang diperuntukkan untuk user atau pengunjung memudahkan mereka dalam menelusuri isi web.

Sitemap type ini pastikan jika linkjuice yang didapatkan homepage dapat mengalir keseluruh halaman web dengan gampang (sebab sitemap yang berisi semua halaman web dapat dibuka langsung dari homepage).

Untuk pemakai wordpress, plugin yang saya merekomendasikan ialah WP Sitemap Page.

11. Hindari Duplikasi Title Tags 

Duplikasi Title Tags (duplikat dibagian judul) dapat mengurangi perform situs di mesin perayap, ditambah lagi bila jumlahnya lumayan banyak.

Title tags di sini tidak terbatas pada judul artikel (posting), tetapi juga bisa pada title kelompok, tags, serta halaman attachment.

Untuk menghindarkan duplikasi title tags, masuk ke Google Search Console ⇒ Penampilan Pencarian  Penyempurnaan HTML.
Penyempurnaan HTML

Click pada bagian “Tag judul duplikat”.

Tag judul duplikat


Bila dibagian ini tidak ada kesalahan, karena itu tidak Ada yang butuh Anda kerjakan sebab semua Title Tags di web Anda tidak ada yang duplikat.

Baca juga : Cara daftar Google Search Console

12. Hindari Duplikasi Title Descriptions 

Duplikasi Title Descriptions (Duplikat pada bagian deskripsi) dapat juga mengurangi perform situs di mesin perayap, ditambah lagi bila banyaknya lumayan banyak.

Duplicate Title Descriptions di sini pun tidak terbatas pada gambaran artikel (posting), tetapi juga bisa pada gambaran kelompok, tags, serta gambaran di halaman attachment.

Untuk menghindarkan duplicate title descriptions, masuk ke Google Search Console ⇒ Tampilan Penelusuran  Penyempurnaan HTML, selanjutnya 'click' pada bagian “Duplikasi deskripsi meta”.
Duplikasi deskripsi meta

Bila dibagian ini tidak ada kekeliruan, karena itu tidak Ada yang butuh Anda kerjakan sebab semua title descriptions di web Anda tidak ada yang duplikat.

13. Hindari Short Descriptions (Search Console) 

Short Descriptions (Deskripsi yang terlalu pendek) dapat juga membuat perform halaman yang berkaitan alami penurunan di mesin pencari. Short descriptions ini jadi salah satunya issue yang seringkali tampil di 'Google Search Console'.

Short descriptions di sini pun tidak terbatas pada gambaran artikel (posting), tetapi juga bisa pada gambaran kelompok, tags, serta gambaran di halaman attachment.

Untuk menghindarkan short descriptions issue, masuk ke Google Search Console  Penampilan Pencarian  Penyempurnaan HTML, selanjutnya 'click' pada bagian “Deskripsi singkat meta”.

Deskripsi singkat meta

Bila dibagian ini tidak ada kekeliruan, karena itu tidak Ada yang butuh Anda kerjakan sebab tidak ada gambaran pendek yang terdeteksi di web Anda.

14. Hindari Pemakaian Duplikasi H1 


Biasanya duplikasi H1 digunakan di judul penting satu halaman. Dalam ketentuan SEO, H1 ini cuma bisa digunakan sekali.

Dalam prakteknya, saya seringkali lihat web yang menggunakan H1 sampai 2x, satu di title artikel serta satunya di Artikel itu.

Bila Anda masih mempraktikkan langkah semacam ini, semestinya ubah saat ini juga. Untuk sub-heading di artikel, pakai h2 atau h3 saja karenanya lebih SEO-friendly.

15. Pergunakan Nofollow Attribut untuk Low Quality Links 

Low quality links (link berkualitas rendah) yang saya tujuan di sini ialah link yang tidak/kurang berkaitan dengan niche web Anda, dan juga links yang tidak terindeks di mesin pencari.

Contoh-contoh low quality links yang perlu Anda pakai attribut nofollow ialah "link komentar, link-link affiliate dan juga link pembuat theme yang umumnya terletak dibagian footer".

Untuk CMS WordPress, link komentar (yang berisi web comment) umumnya telah automatis nofollow dari settingan defaultnya.

16. Pergunakan Social Share Button 

Social Share Button

Social sinyal (sinyal dari media sosial seperti like, sharing, vote, dan lain-lain) memanglah bukan salah satunya unsur peringkatan situs di mesin pencari.

Tetapi social sinyal dapat jadi salah satunya unsur perangkingan tidak langsung (indirect rangking factor).

Dengan seringkali di sharing ke media sosial, web Anda bertambah diketahui beberapa orang, banyak yang merekomendasikan serta pada akhirnya banyak yang berkunjung ke situs dan cari merek Anda di Google. Ini seperti satu dampak domino.

Artikel yang viral di media sosial dapat juga punya potensi membuat orang lain memberi back-link dengan alami baik itu lewat web, website atau forum.

Baca juga : 9 Cara menulis artikel berkualitas yang benar di mata Google


Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah :

1. Utamakan User Experience
2. Gunakan Keywords Di Dalam Judul Artikel
3. Buat Judul Yang Semenarik Mungkin
4. Menulis Artikel Yang Jelas , Singkat, dan Padat
5. Menggunakan Internal Linking
6. External Linking ke Authority Site yang Relevan
7. Jangan Mengesampingkan Keyword Denisty
8. Memasukan Latent Semantic Indexing (LSI) Keywords
9. Kurangi Penggunaan Bold, Italic, Underline
10. Gunakan Element H1, H2, dan H3
11. Gunakan URL Pendek dan Mengandung Keyword Utama
12. Optimasi Meta Deskripsi
13. Masuka Atribut Alt di Image (Gambar)
14. Penggunaan Media ke Dalam Artikel (Images, Video, Infographics, dll)
15. Manfaatkan Variasi Keywords.


Cara Optimasi SEO On Page Di Blogger atau Wordpress Cara Optimasi SEO On Page Di Blogger atau Wordpress Reviewed by Tentang SEO on Selasa, November 19, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar

Buy Hosting Get Special Discount

DomaiNesia